Finance
Home ยป 7 Cara Mengelola Keuangan Usaha Dagang Kecil

7 Cara Mengelola Keuangan Usaha Dagang Kecil

Cara Mengelola Keuangan Usaha Dagang Kecil

Mengelola keuangan usaha memang menjadi sebuah tantangan tersendiri bagi para pemilik usaha dagang kecil. Maka dari itu, perlu untuk mengetahui cara mengelola keuangan usaha dagang kecil yang tepat. 

Jika tidak terkelola dengan baik, tentu saja akan berdampak terhadap bisnis yang sedang berjalan. Terutama bagi para pemula yang mungkin saja cukup kesulitan dalam mengatur keuangan. 

Jangan sampai hanya karena salah mengatur keuangan membuat bisnis kamu jadi berantakan. Apabila tidak ingin hal tersebut terjadi, maka kamu harus menerapkan cara mengelola keuangan berikut ini. 

Cara Mengelola Keuangan Usaha Dagang Kecil

Menerapkan pengelolaan uang yang tepat tentu saja akan membuat usaha berjalan dengan lancar. Mengingat pengelolaan uang bisnis akan berpengaruh pada pengambilan keputusan terkait arus kas dan profit. 

Maka dari itu, kamu bisa menyimak perencanaan keuangan seperti berikut. 

Mengedukasi Diri

Hal pertama yang bisa kamu lakukan adalah mengedukasi diri sendiri ketika mengelola keuangan usaha. Caranya yaitu membiasakan diri untuk mempelajari dan membaca laporan keuangan. 

Perlu kamu tahu bahwa ada 4 bagian dasar keuangan yang terdiri dari laporan arus kas, laporan penghasilan. Ada juga laporan modal dan laporan neraca.  

Dengan mengetahui keempat laporan ini, maka kamu bisa menyimpulkan langkah yang harus diambil agar usaha semakin berkembang.

Menghitung Untung Rugi

Cara mengelola keuangan usaha sendiri selanjutnya adalah menghitung untung dan rugi secara jelas. Pastikan uang untuk usaha terpusat dalam satu rekening agar memudahkan transaksi. 

Selanjutnya, kamu perlu mencatat seluruh cash flow agar lebih mudah menghitung total uang masuk dan keluar. Jika uang keluar lebih banyak, maka kamu belum mendapatkan keuntungan. 

Begitupun sebaliknya, jika uang masuk lebih banyak maka dapat dipastikan kamu mendapatkan keuntungan. 

Alokasi Dana untuk Usaha secara Optimal

Kamu perlu tahu bahwa pengelolaan keuangan bertujuan untuk mengatur dan mengalokasikan dana usaha. Apabila kamu melakukan alokasi secara maksimal, maka usaha akan berkembang secara lebih efisien. 

Pisahkan Uang Pribadi dengan Bisnis

Hingga kini masih banyak pebisnis yang menggabungkan keuangan pribadi dengan bisnis. Padahal hal ini tidak seharusnya dilakukan jika bisnis ingin maju dan berkembang. 

Hal ini karena uang pribadi dan bisnis yang bercampur bisa mengakibatkan keuangan menjadi berantakan bahkan bisa menyebabkan kebangkrutan.

Maka dari itu, kamu perlu membuat dua bank, satunya untuk uang pribadi dan satunya untuk bisnis dengan nama usaha. Ini akan membuat kamu lebih mudah dalam melacak setiap kebutuhan pribadi maupun usaha agar berjalan dengan baik. 

Buat Rencana Pendapatan

Cara mengatur keuangan usaha kecil yang tidak boleh kamu lewatkan adalah membuat rencana pendapatan. Kamu harus membuat perkiraan pendapatan yang bisa memenuhi kebutuhan modal awal yang sudah direncanakan. 

Mulai dengan bagaimana rencana usaha bisa mendatangkan banyak pendapatan. Atau juga beberapa produk yang akan terjual dan strategi yang tepat untuk bisa mencapai target penjualan. 

Bahkan kamu juga harus memastikan setiap penjualan bisa menghasilkan keuntungan. 

Alokasi Keuntungan Bisnis untuk Investasi

Mengalokasikan keuntungan bisnis dengan cara berinvestasi pada pemasaran dan pengembangan bisnis adalah solusi yang tepat. Hasil dari investasi ini nantinya bisa kamu gunakan untuk menjalankan operasional atau bisnis baru. 

Apabila kamu belum siap untuk investasi, maka hasil jualan sebaiknya disimpan sebagai dana darurat. Hal ini karena kamu tidak akan bisa memastikan bahwa kedepannya usaha selalu dalam situasi yang akan. 

Jika usaha sedang berada dalam situasi tidak terduga, maka kamu harus memanfaatkan dana darurat tersebut. 

Mendahulukan Pembayaran Tagihan dan Pajak

Cara mengatur keuangan untuk pemula yang terakhir adalah mendahulukan pembayaran pajak dan tagihan. Dengan begitu kamu bisa mengetahui berapa jumlah laba yang sudah didapatkan. 

Kamu pasti tahu dalam pengelolaan keuangan usaha dagang kecil terdapat istilah laba kotor dan laba bersih. Laba kotor merupakan seluruh pemasukan yang belum dipotong pengeluaran. 

Sedangkan laba bersih berarti total laba keseluruhan yang sudah dipotong pengeluaran. 

Penutup

Jika kamu sudah mempelajari cara mengelola keuangan usaha dagang kecil tersebut, maka kemungkinan besar bisnis akan berjalan maksimal. Selain itu, kamu juga perlu melakukan berbagai macam upaya agar bisnis semakin meningkat pesat.

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.