Kuliner
Home » 10 Makanan Khas Palembang, Yuk Icip-icip!

10 Makanan Khas Palembang, Yuk Icip-icip!

Makanan Khas Palembang yang Wajib Kamu Coba

Makanan khas Palembang – Palembang merupakan salah satu kota terbesar di Indonesia dan menjadi ibukota provinsi Sumatera Selatan. Selain tempat wisata di Palembang, kamu juga bisa menikmati kuliner khas dari kota dengan ikon Jembatan Ampera ini.

Salah satu makanan khas yang berasal dari palembang adalah pempek. Bahkan, baru-baru ini pempek dinobatkan sebagai salah satu makanan seafood terenak di dunia versi TasteAtlas. Pempek menduduki peringkat ke-4 di bawah Amêijoas à Bulhão Pato dari Portugal, Gambas al ajillo dari Spanyol dan Mixed Ceviche dari Peru.

Selain pempek, ada beberapa makanan dari Palembang yang perlu kamu coba. Berikut adalah Makanan Khas Palembang yang telah kami rangkung:

Makanan Khas Palembang yang Wajib Kamu Coba

Pempek

Berbahan dasar gilingan ikan dan tepung kanji atau tepung sagu, pempek menjadi salah satu makanan khas palembang yang patut kamu coba. Pempek biasanya dinikmati bersamaan dengan cuka (cuko).

Pada awalnya, pempek berbahan dasar Ikan Belido. Namun, karena keberadaan dari ikan tersebut semakin langka dan harganya yang mahal, masyarakat menggunakan jenis ikan lain sebagai alternatif seperti ikan gabus dan tenggiri.

Ikan Belido ini sangat berjasa bagi tingkat perekonomian masyarakat kota Palembang. Oleh karena itu, pemerintah kota Palembang mengabadikan ikan ini dalam bentuk Tugu di kawasan Benteng Kuto Besak (BKB) yang dikenal dengan Tugu Ikan Belido.

Model

Jika kata model sering berkaitan dengan Peragawan yang mempromosikan suatu produk, maka berbeda dengan model yang ada di Palembang.

Model merupakan makanan khas palembang selain pempek yang enak dan gurih. Berbahan dasar ikan tenggiri, model siap memanjakan lidah kamu. Bahan dasar lainnya seperti tahu cina, tepung sagu dan telur.

Makanan ini biasanya dihidangkan dengan kuah udang. Saat kamu pergi ke Palembang, kamu bisa menikmati kuliner ini di rumah makan atau penjual kaki lima yang ada di pinggir jalan.

Tekwan

Tekwan hampir mirip dengan model. Namun, salah satu ciri khas model yang berbeda dengan tekwan adalah menggunakan tahu cina. Selain itu, model biasanya digoreng terlebih dahulu sebelum disajikan, sedangkan tekwan cukup dikukus atau direbus.

Tekwan berbahan dasar gilingan ikan dan tepung sagu. Menghidangkannya pun menggunakan kuah kaldu yang sedap dan gurih. Ukurannya kecil-kecil seperti bakso ikan.

Sedangkan, kuah kaldu terdiri dari berbagai macam bahan seperti seledri, bawang goreng, daun bawang, bihun, jamur kuping dan potongan bengkuang yang akan menambah cita rasa.

Celimpungan

Celimpungan adalah salah satu makanan khas palembang selain pempek yang wajib kamu coba. Hampir sama seperti pempek, model dan tekwan, celimpungan berbahan dasar gilingan ikan dan tepung sagu.

Bedanya, celimpungan menggunakan kuah santan dan berbentuk bulat tipis serta berukuran sekitar 10 cm. Dengan rasanya yang gurih dan sedap, celimpungan siap untuk memanjakan lidahmu saat berkunjung ke kota Palembang.

Burgo

Sekilas mirip dengan celimpungan dalam hal penyajiannya, Burgo juga menggunakan kuah santan yang gurih dan sedap. Burgo memiliki bentuk yang hampir sama dengan kwetiau, namun lebih lebar, tebal dan berwarna putih serta tekstur yang kenyal.

Burgo merupakan makanan dari Palembang yang terbuat dari tepung sagu dan tepung beras. Kuahnya terbuat dari berbagai macam bumbu bawang putih, lengkuas, kencur, kunyit, ketumbar, dan kemiri yang dapat menambah citra rasa.

Pindang Patin

Pindang patin merupakan olahan ikan patin yang dimasak dengan kuah lengkap dengan bumbu dan rempah khas Palembang. Dengan berbagai macam bumbu dan rempah ini, pindang patin memiliki rasa yang pedas, asam, manis dan segar.

Makanan dari palembang ini bisa kamu nikmati saat berwisata di Jembatan Ampera. Namun, banyak juga rumah makan dan restoran di Palembang yang menyediakan makanan ini.

Kue 8 Jam

Sesuai namanya, kue ini membutuhkan waktu selama 8 jam untuk memasaknya. Kue 8 jam bisa kamu temui pada saat suasana hajatan atau lebaran.

Dahulu, kue 8 jam hanya dinikmati oleh para kaum bangsawan. Namun, saat ini masyarakat umum dapat mengonsumsinya. Bahkan, kamu bisa menjadikannya sebagai salah satu oleh-oleh saat berkunjung ke Palembang.

Kue 8 jam terdiri dari berbagai macam bahan dasar diantaranya tepung terigu, telur ayam, mentega, vanili, susu kental manis serta gula pasir. Rasanya pun manis dan lembut yang siap membuatmu menjadi ketagihan.

Sambal Tempoyak

Makanan khas palembang selanjutnya adalah sambal tempoyak. Tempoyak merupakan sambal yang terbuat dari fermentasi durian dan memiliki berbagai macam cita rasa seperti manis, asam dan pedas.

Sambal tempoyak biasanya menjadi teman makan dari Pindang Patin atau makanan lainnya. Dengan rasa dan aroma khas durian, tentu akan membuatmu nagih!

Mie Celor

Buat kamu para pecinta mie, di Palembang juga loh kuliner mie yang bisa kamu coba. Mie ini menggunakan bahan dasar mie telur sehingga teksturnya berbeda dengan kebanyakan mie.

Mie celor biasanya dihidangkan dengan bahan-bahan lainnya seperti tauge, telur, kucai, dan daging udang. Selain itu, mie celor juga menggunakan kuah berupa kaldu ebi yang dapat menambah cita rasa.

Kemplang

Makanan khas palembang selain pempek yang terakhir adalah kemplang. Kemplang merupakan makanan sejenis kerupuk yang memiliki tekstur lebih keras. Berbahan dasar ikan gilingan ikan, garam dan tapioka, menjadikan makanan ini gurih dan renyah.

Pada awalnya, ikan yang digunakan sebagai bahan dasar adalah ikan belido. Namun, semenjak ikan belido sangat langka dan harganya mahal, akhirnya digantikan dengan ikan tenggiri.

Penutup

Mungkin itu saja 10 makanan khas Palembang yang dapat kami bagikan. Sebenarnya masih banyak makanan dari Palembang yang belum bisa kami sebutkan. Namun, saat berkunjung ke Palembang, maka makanan-makanan di atas wajib untuk kamu coba terlebih dahulu!

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.